
Bengkulu, 28 Agustus 2021 – Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian lembaga melalui pengelolaan unit usaha produktif yang berorientasi pada kebermanfaatan. Pada 9 Agustus 2021, yayasan menyerahkan berita acara bagi hasil keuntungan penjualan Madu Al Markaz kepada STIESNU Bengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan.
Penyerahan dilakukan oleh perwakilan Dewan Pengurus Yayasan, M. Arif Rahman Hakim, kepada Wakil Ketua II STIESNU Bengkulu, Elman Johari, M.H.I.. Pada kesempatan tersebut, yayasan menyalurkan dana bagi hasil sebesar Rp5.600.000 yang berasal dari keuntungan penjualan produk Madu Al Markaz. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mengelola unit usaha secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi lembaga pendidikan.
Keuntungan yang dihasilkan dari unit usaha produktif tidak semata-mata menjadi capaian ekonomi, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan institusi pendidikan. Melalui pola kewirausahaan sosial yang diterapkan, setiap hasil usaha diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kelembagaan, serta pengembangan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penyerahan bagi hasil ini menjadi salah satu wujud sinergi antara Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu dengan STIESNU Bengkulu dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Yayasan meyakini bahwa kolaborasi yang didukung oleh tata kelola yang baik dan semangat berbagi manfaat akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Bengkulu.
Melalui pengembangan unit usaha produktif, Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu akan terus berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat kemandirian lembaga, tetapi juga menjadi sumber manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Tim Publikasi
Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu
