Bengkulu, 16 Januari 2022 – Pembentukan karakter santri tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran Al-Qur’an dan kajian keislaman, tetapi juga melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan di Rumah Tahfidz Al Markaz adalah Program Minggu Bersih, yaitu kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh santri dan santriwati untuk menjaga kebersihan lingkungan serta fasilitas pembelajaran.
Melalui program ini, para santri dibiasakan untuk merawat kamar, ruang belajar, area ibadah, dan lingkungan sekitar rumah tahfidz secara bersama-sama. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang menanamkan nilai tanggung jawab, kemandirian, disiplin, serta pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari ajaran Islam.
Bagi Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu, pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses mencetak generasi Qur’ani. Lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman diyakini dapat mendukung proses belajar sekaligus membentuk kebiasaan positif yang akan terus melekat dalam kehidupan para santri, baik selama berada di rumah tahfidz maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.
Program Minggu Bersih juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di antara para santri. Dengan saling membantu dan berbagi tanggung jawab, mereka belajar bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sekaligus bentuk rasa syukur atas fasilitas yang telah Allah SWT amanahkan.
Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang tidak hanya menguatkan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, mandiri, peduli terhadap lingkungan, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.




Tim Publikasi
Yayasan Pendidikan dan Sosial Islamic Al Markazi Bengkulu
